Minggu, 09 Maret 2014

Juventus jawara Serie-A.?

 
Juventus semakin matang di puncak klasemen Seri A Liga Italia dengan keunggulan 14 poin atas tim pada urutan kedua, AS Roma. Hal itu mereka raih melalui kemenangan tipis di kandang sendiri, Stadion Juventus, Turin, 1-0, melawan tamunya, Fiorentina, Ahad, 9 Maret 2014.
Penyerang dari Ghana, Kwadwo Asamoah, menjadi pahlawan buat Juve dalam pertandingan tersebut. Asamoah memecahkan kebuntuan Juventus saat menghadapi Fioretina. Setelah bermain imbang tanpa gol sampai menjelang babak pertama berakhir, Asamoah akhirnya berhasil membobol gawang Fiorentina pada menit ke-42.



Gol tersebut membawa Juventus memimpin 1-0 sampai babak pertama berakhir. Kemenangan tipis ini bertahan sampai pertandingan selesai. Klub berjulukan Nyonya Besar ini terus memimpin klasemen. Saat ini, mereka meraih nilai 69 dari 26 pertandingan. Dengan kemenangan ini, Nyonya Besar akan meraup nilai 72 dari 27 laga.

Adapun Fiorentina saat ini menempati peringkat keempat dengan nilai 45 dari 27 pertandingan. Pemain Juventus, Arturo Vidal, sudah mendapat kartu kuning ketika pertandingan baru berjalan 12 menit.

Berharap AC Milan Kembali ke Jalur yang Benar

Penyerang AC Milan Giampaolo Pazzini mengatakan timnya melakukan terlalu banyak kesalahan ketika kalah dari Udinese akhir pekan kemarin.

Seperti yang diketahui, Rossoneri tumbang dengan skor 1-0 di Friuli dan kekalahan itu membuat mereka semakin menjauh dari zona Liga Europa. Pazzini berharap mereka dapat kembali tampil baik ketika menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions tengah pekan ini.



"Ini mengecewakan, kami ingin bermain berbeda dari itu," ujar Pazzini seperti yang dilansir laman resmi klub. "Kami membuat banyak kesalahan, kami tidak terorganisir, kami menyiakan peluang dan membiarkan mereka menyerang dengan serangan balik. Salah satunya menghukum kami.

"Kami berusaha hingga akhir. Beruntung kami masih memiliki pertandingan tengah pekan ini. Kami harus memberikan segalanya di Madrid. Ini bukan laga yang bagus, tetapi beruntung kami bisa kembali ke jalur yang benar ketika melawan Atletico.

Gol tunggal Jose Callejon

Napoli berhasil memangkas jarak poin mereka dengan AS Roma melalui pertandingan langsung di mana Il Partenopei menang tipis 1-0, dalam lanjutan Liga Italia Serie A giornata 27, Senin (10/3) dini hari WIB.

Tak sesuai prediksi yang menyebut Napoli bakal membombardir habis pertahanan Roma di San Polo, hal yang terjadi malah sebaliknya. Berulang kali tim asuhan Rudi Garcia melancarkan serangan berbahaya ke lini pertahanan Raul Albiol cs.

Beruntung Napoli memiliki kiper sekaliber Pepe Reina. Ya, eks kiper Liverpool itu memang tampil heroik bagi timnya, namun ada pemain yang dirasa lebih pantas dilabeli predikat pemain terbaik laga ini. Dialah Jose Maria Callejon.

 
Winger berusia 27 tahun itu tampil bagai cahaya di tengah keredupan para penggawa tuan rumah yang terlena permainan enerjik Giallorossi. Determinasi dan kolektivitas Callejon di sepanjang laga benar-benar membuat penggawa lini belakang tim tamu menderita.

Kala kedua tim mulai frustasi untuk mencetak angka di pertandingan ini, Callejon tampil sebagai anomali. Usahanya untuk menjebol gawang Morgan De Sanctis begitu gigih. Hal itu terlihat dari torehan tiga tembakannnya ke gawang musuh yang 100 pereen akurat!

Puncaknya terjadi di saat krusial, tepatnya pada menit ke-81. Ketika pertandingan tampak akan berakhir dengan skor imbang 0-0, umpan silang Faouzzi Ghoulam disambut dengan tandukan kencang Callejon, De Sanctis gagal mengantisipasi dan terpaksa memungut bola dari gawangnya untuk pertama kali dalam tiga laga terakhir.

Gol! Kedudukan 1-0 untuk Napoli pada akhirnya jadi hasil final pertandingan. Gol itu jadi ajang pembuktian pernyataannya jelang laga ini, yang menyebut laga melawan Roma bagai partai final. Tak hanya itu, dengan ini ia juga melancarkan sinyal positif pada Vicente del Bosque untuk mempertimbangkannya ikut ke Piala Dunia 2014 bersama Timnas Spanyol.